Sabtu, 29 Agustus 2015

Besaran Panjang, Massa, dan Waktu

Dalam pembahasan sebelumnya kita sudah membahas mengenai besaran dan satuan. Di tulisan ini kita akan mengetahui dasar penetapan satuan besaran panjang, massa, dan waktu yang digunakan secara internasional atau mengikuti aturan SI.
Besaran Panjang
Sebelum ditemukan satuan besaran panjang yang disepakati secara internasional, negara-negara di Eropa menggunakan satuan sendiri-sendiri. Inggris menggunakan yard, sementara Prancis menggunakan meter. Namun meter dalam versi Prancis saat itu didefinisikan sebagai sepersepuluhjuta jarak antara equator ke kutub utara.
Kemudian standar itu diperbaharui. Pada tahun 1960-1970, 1 meter didefinisikan sebagai 1.650.763,73  panjang gelombang dari sinar orange-merah yang dipancarkan dari isotope  krypton-86. Namun ukuran ini diperbaharui lagi pada Oktober 1983 hingga sekarang, bahwa 1 meter (m) didefinisikan sebagai jarak yang ditempuh oleh cahaya di dalam ruang hampa selama 1/299.792.458 detik.
Besaran Massa
Kilogram StandardUntuk besaran massa, satuan yang digunakan secara internasional adalah kilogram (kg). Berdasarkan kesepakatan para ilmuwan pada tahun 1887, 1 kilogram didefinisikan dari massa sebuah silinder campuran platinum-iridium yang saat ini disimpan di International  Bureau  of Weights and Measures yang berada di Sèvres, Prancis.
Kesepakatan ini tidak pernah berubah hingga saat ini. Duplikat dari silinder tersebut saat ini dapat dijumpai di National Institute of Standards and Technology (NIST) di Gaithersburg, Maryland.
Besaran Waktu
Sebelum tahun 1960, satuan waktu yang disepakati secara internasional menggunakan turunan dari hari yang berdasarkan matahari. Satuan waktu yang disepakati internasional adalah detik atau sekon. Satu detik saat itu didefinisikan sebagai hasil dari (1/60)(1/60)(1/24) hari matahari (solar day).
Atom Cessium
Namun pada tahun 1967, standar itu mengalami revisi setelah ditemukan perangkat yang secara presisi dapat mendefinisikan 1 detik standar. Pada tahun itu, para ilmuwan menyepakati bahwa 1 detik didefinisikan sebagai waktu yang diperlukan isotop jam atom cesium-133  atom untuk bergetar sebanyak 9.192.631.770 kali.
Demikianlah tiga besaran yang paling inti dalam fisika yang nanti akan menjadi faktor penentu besaran-besaran turunan lainnya. Sedangkan untuk empat besaran pokok yang lain seperti kuat arus, intensitas cahaya, suhu, dan jumlah zat akan dibahas pada kesempatan lainnya.

Alat-Alat Ukur


Setelah kita mempelajari pengertian besaran dan satuan beserta definisi satuan internasional (SI) yang digunakan saat ini, maka muncul pertanyaan baru, dengan apa kita mengukur? Jawabannya adalah dengan alat-alat ukur. Tentu saja alat-alat ukur ini telah mengalami proses standardisasi yang mengacu pada standar satuan internasional (SI) yang digunakan saat ini seperti yang telah dipaparkan dalam tulisan sebelumnya.


Alat Ukur PanjangAlat ukur yang biasa digunakan untuk besaran panjang antara lain penggaris, meteran, jangka sorong, dan mikrometer. Masih adakah jenis lainnya? Masih, yang jelas prinsipnya semua mengacu pada 1 meter standar seperti yang telah dijelaskan dalam materi sebelumnya.
Alat ukur yang biasa digunakan untuk besaran massa antara lain timbangan biasa, timbangan digital, neraca biasa, dan neraca Ohaus. Tentu saja semakin tingginya teknologi saat ini, alat ukur besaran massa juga semakin berkembang dan semakin kompleks. Dapatkah Anda menyebutkannya?
Terakhir adalah alat ukur yang biasa digunakan untuk besaran waktu antara lain stopwatch, arloji, jam dinding dan sejenisnya. Seperti halnya dua besaran sebelumnya, semakin majunya teknologi saat ini maka alat-alat pengukur besaran waktu pun semakin detil sesuai dengan kebutuhannya.
Neraca
Waktu

Fisika, Ilmu untuk Memahami Gejala Alam

Ilmu pengetahuan itu tumbuh dari hasil pemikiran manusia atas apa yang terjadi di alam semesta ini. Baik itu pada benda mati, benda hidup, maupun interaksi-interaksi yang ada. Salah satu cabang ilmu pengetahuan yang saat ini dipelajari oleh banyak orang adalah fisika.
Apa itu fisika? Seringkali kita hanya memahami fisika sebagai ilmu yang identik dengan teori dan rumus-rumus matematika yang membosankan. Padahal tahukah Anda bahwa sebenarnya ilmu fisika dikembangkan berdasarkan pengamatan manusia dari masa ke masa atas kejadian di alam semesta ini berupa elemen benda-benda mati dan interaksi yang terjadi di antara keduanya.
Bermula dari hal-hal yang bersifat mekanis dan elektrostatis, seperti gempa bumi, petir, hingga soal gerak yang dilakukan oleh manusia dalam kehidupan sehari-harinya akhirnya mendorong manusia untuk terus berpikir menelaah hal-hal itu. Ujung-ujungnya adalah mereka dapat membuat sebuah rumusan atau pola atas kejadian itu hingga membuat teknologi yang dapat dijadikan solusi atas masalah yang dikaji tersebut.
Secara mudah, fisika adalah ilmu yang berkaitan dengan alam semesta, khususnya tentang interaksi antara elemen-elemen benda mati yang ada berikut energi yang menyertainya. Fisika adalah ilmu yang melibatkan kajian soal ruang dan waktu yang dimulai dari adanya observasi secara ilmiah sehingga diperoleh berbagai kesimpulan sebagai teori ataupun postulat yang mendasari berbagai perkembangan teknologi saat ini.
Jadi belajar fisika merupakan bagian dari tanda kita untuk mengenali tanda-tanda ciptaan Tuhan sekaligus membaca kehendak Tuhan atas alam semesta ini. Yang diharapkan adalah lahirnya sikap kagum dan pasrah atas kebesaran sang Pencipta yang telah membangun sebuah sistem sempurna di alam semesta ini yang memiliki bilangan pasti atas ketetapan-Nya sehingga semua makhluk dan benda-benda yang hidup di jagad raya ini terjalin secara harmonis berdasarkan hukum-hukum yang telah ditetapkan-Nya

RPP FISIKA

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PROGRAM KEAHLIAN TINGKAT/SEMESTER PERTEMUAN KE ALOKASI WAKTU STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR MATERI POKOK : FISIKA : TKJ/LISTRIK : X/II : 1, 2 dan 3 : 6 x 45I : Menerapkan Konsep Usaha/Daya dan Energy : Menguasai konsep usaha/daya dan energy : Usaha, Daya dan Energy I. TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa mampu memformulasikan hubungan antara usaha, daya dan energy kedalam bentuk persamaan II. MATERI PEMBELAJARAN · Usaha (W) = gaya (F) x perpindahan (S) · Daya (P) = Usaha persatuan waktu · Ek = ½ x massa (m) x kecepatan (v) 2 · Ep = massa (m) x gravitasi (g) x ketinggian (h) III. KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN PEMBELAJARAN METODE Pendahuluan · Mempersiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran · Menjelaskan kompetensi dasar · Menjelaskan tujuan pembelajaran · Pre test Interaktif inti · Menjelaskan pengertian usaha, daya dan energi · Menerangkan persamaanpersamaan usaha, daya dan energi · Mendiskusikan contoh-contoh usaha, daya dan energi pada kehidupan sehari-hari Ceramah, diskusi, studi kasus Penutup · Membuat kesimpulan · Tugas individu/kelompok interaktif IV. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. SUMBER -Buku fisika SMK tingkat X -LKS -Modul 2. MEDIA -Alat tulis -Alat peraga (pegas, karet) -Papan tulis V. EVALUASI 1. ALAT PENILAIAN -Absensi harian

-Nilai tes harian (latihan, pre test, post test) -Nilai tugas 2. SOAL EVALUASI 1. Buktkan bahwa W = .Ep ! 2. Jika balok berpindah sejauh 2m ke kanan, hitunglah usaha yang dilakukan kedua gaya tsb ! Mengetahui : Krangkeng, 15-01-2009 Kepala Sekolah SMKN 1 Krangkeng Guru Mata Pelajaran, Drs.Amin Adya Mulyana SULAEMAN, S.Tp NIP. 131 106 920 NIP. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PROGRAM KEAHLIAN TINGKAT/SEMESTER PERTEMUAN KE ALOKASI WAKTU STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR MATERI POKOK : FISIKA : TKJ/LISTRIK : X/II : 4, 5 dan 6 : 6 x 45I : Menerapkan Konsep Usaha/Daya dan Energy : Menguasai hokum kekekalan energy : Hukum kekekalan energy I. TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa mampu merumuskan hokum kekekalan energi mekanik pada medan gaya konservatif II. MATERI PEMBELAJARAN Pada hukum kekekalan energi mekanik, berlaku : EmA = EmB, atau EpA+ EkA = EpB + EkB Keterangan : -EmA dan EmB = energi mekanik di A dan B -EpA dan EpB = energi potensial di A dan B -EkA dan EkB = energi kinetic di A dan B III. KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN PEMBELAJARAN METODE Pendahuluan · Mempersiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran · Menjelaskan kompetensi dasar · Menjelaskan tujuan pembelajaran · Pre test Interaktif inti · Menjelaskan hokum kekekalan energi · Menerangkan persamaan kekekalan energi · Mengerjakan contoh soal · Post test Ceramah, diskusi, studi kasus Penutup · Membuat kesimpulan

· Tugas individu/kelompok interaktif IV. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. SUMBER -Buku fisika SMK tingkat X -LKS -Modul 2. MEDIA -Alat tulis -Alat peraga (kelereng,bidang miring) -Papan tulis V. EVALUASI 1. ALAT PENILAIAN -Absensi harian -Nilai tes harian (latihan, pre test, post test) -Nilai tugas 2. SOAL EVALUASI 1. Seorang anak meluncur menunggangi lori dari atas sebuah bukit. Bila ketinggia n bukit 45 m dan g = 10 m/s2, hitunglah kecepatan lori di dasar bukit ! 2. Sebuahbenda dengan massa 2 kg dilemparkan vertical dari suatu tempat di tanah. Berapa kecepatan awal yang harus diberikan pada benda itu agar dapat mencapai ketinggian 15 m dengan kecepatan 10 m/s ? (g = 10 m/s2) Mengetahui : Krangkeng, 15-01-2009 Kepala Sekolah SMKN 1 Krangkeng Guru Mata Pelajaran, Drs.Amin Adya Mulyana SULAEMAN, S.Tp NIP. 131 106 920 NIP. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PROGRAM KEAHLIAN TINGKAT/SEMESTER PERTEMUAN KE ALOKASI WAKTU STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR MATERI POKOK : FISIKA : TKJ/LISTRIK : X/II : 7 dan 8 : 5 x 45I : Menerapkan Konsep Usaha/Daya dan Energy : Menghitung usaha, daya dan energi : Usaha, energi dan daya I. TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa mampu menghitung usaha, daya dan energi pada studi kasus tertentu II. MATERI PEMBELAJARAN -Hubungan antara usaha (W) dan energi potensial (Ep) adalah : W = .Ep -Hubungan antara W dengan Ep pegas adalah : W = ½ k x .x2, dengan k = konstanta pegas .x = pertambahan panjang pegas III. KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN PEMBELAJARAN METODE Pendahuluan · Mempersiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran · Menjelaskan kompetensi dasar

· Menjelaskan tujuan pembelajaran · Pre test Interaktif inti · Menerangkan hubungan usaha dan energi · Menghitung usaha, daya dan energi pada contoh soal · Mengerjakan contoh soal · Post test Ceramah, diskusi, studi kasus Penutup · Membuat kesimpulan · Tugas individu/kelompok interaktif IV. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. SUMBER -Buku fisika SMK tingkat X -LKS -Modul 2. MEDIA -Alat tulis -Papan tulis V. EVALUASI 1. ALAT PENILAIAN -Absensi harian -Nilai tes harian (latihan, pre test, post test) -Nilai tugas 2. SOAL EVALUASI 1. Sebuah batu bermassa 1,5 ton jatuh dari ketinggian 20 m hingga mencapai ketinggian 5 m dari tanah. Hitung usaha yang dilakukan gaya berat benda ! 2. Sebuah pegas dalam keadaan bebas panjangnya 25 cm diregangkan dengan gaya 50 N, ternyata panjang pegas menjadi 50 cm. Tentukan konstanta pegas dan usaha yang dilakukan pada pegas ! Mengetahui : Krangkeng, 15-01-2009 Kepala Sekolah SMKN 1 Krangkeng Guru Mata Pelajaran, Drs.Amin Adya Mulyana SULAEMAN, S.Tp NIP. 131 106 920 NIP. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN : FISIKA PROGRAM KEAHLIAN : TKJ/LISTRIK TINGKAT/SEMESTER : X/II PERTEMUAN KE : 9, 10 dan 11 ALOKASI WAKTU : 6 x 45I STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan Konsep Impuls dan Momentum KOMPETENSI DASAR : Mengenali jenis tumbukan MATERI POKOK : Tumbukan I. TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa mampu menganalisis peristiwa tumbukan antara dua benda II. MATERI PEMBELAJARAN -Tumbukan lenting sempurna : tumbukan dimana jumlah energi kinetic benda sebelum dan sesudah tumbukan tetap. -Tumbukan dimana Ek benda setelah tumbukan lebih kecil daripada sebelum tumbukan disebut tumbukan lenting sebagian -Tumbukan dimana kedua benda melekat menjadi satu setelah tumbukan disebut tumbukan tidak lenting sama sekali. III. KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN PEMBELAJARAN METODE

Pendahuluan · Mempersiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran · Menjelaskan kompetensi dasar · Menjelaskan tujuan pembelajaran · Pre test Interaktif inti · Menjelaskan pengertian tumbukan lenting sempurna, lenting sebagian dan tidak lenting sama sekali · Menerangkan persamaan matematis pada jenis-jenis tumbukan diatas · Mendemonstrasikan peristiwa tumbukan Ceramah, diskusi, studi kasus Penutup · Post test · Membuat kesimpulan · Tugas individu/kelompok interaktif IV. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. SUMBER -Buku fisika SMK tingkat X -LKS -Modul 2. MEDIA -Alat tulis -Papan tulis -Alat peraga (kelereng, bola) V. EVALUASI 1. ALAT PENILAIAN -Absensi harian -Nilai tes harian (latihan, pre test, post test) -Nilai tugas 2. SOAL EVALUASI 1. Beri contoh jenis-jenis tumbukan yang ada pada kehidupan sehari-hari ! 2. Pada tumbukan lenting sempurna, buktikan : V1 I V2 I = -(V1 -V2) ! Mengetahui : Krangkeng, 15-01-2009 Kepala Sekolah SMKN 1 Krangkeng Guru Mata Pelajaran, Drs.Amin Adya Mulyana SULAEMAN, S.Tp NIP. 131 106 920 NIP. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN : FISIKA PROGRAM KEAHLIAN : TKJ/LISTRIK TINGKAT/SEMESTER : X/II PERTEMUAN KE : 12, 13 dan 14 ALOKASI WAKTU : 6 x 45I STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan konsep Impuls dan Momentum KOMPETENSI DASAR : Menguasai konsep Impuls dan hukum kekekalan Momentum MATERI POKOK : Impuls dan hukum kekekalan momentum I. TUJUAN PEMBELAJARAN

-Siswa mampu memformulasikan konsep impuls dan momentum -Siswa mampu memformulasikan hukum kekekalan momentum II. MATERI PEMBELAJARAN -Impuls = gaya x selang waktu gaya bekerja -Momentum = massa x kecepatan -Hukum kekekalan momentum : Jumlah momentum sebelum tumbukan = jumlah momentum setelah tumbukan I P1 + P2 = P1 I + P2 III. KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN PEMBELAJARAN METODE · Mempersiapkan siswa untuk Pendahuluan mengikuti pembelajaran · Menjelaskan kompetensi dasar Interaktif · Menjelaskan tujuan pembelajaran · Pre test · Menjelawskan konsep impuls dan momentum inti · Menjelaskan hokum kekekalan momentum · Mendiskusikan peristiwa yang berhubungan dengan hokum Ceramah, diskusi, studi kasus kekekalan momentum · Mengerjakan contoh soal impuls dan hukum kekekalan momentum Post test Membuat kesimpulan Penutup interaktif Tugas individu/kelompok IV. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. SUMBER -Buku fisika SMK tingkat X -LKS -Modul 2. MEDIA -Alat tulis -Papan tulis V. EVALUASI 1. ALAT PENILAIAN -Absensi harian -Nilai tes harian (latihan, pre test, post test) -Nilai tugas 2. SOAL EVALUASI 1. Hitunglah momentum sebuah mobil bermassa 2000 kg yang bergerak dengan kecepatan 100 km/jam ! 2. Benda A bermassa 1 kg dan benda B bermassa 2 kg bergerak seperti pada gambar. Jika VA dan VB masing-masing 8 m/s dan 2 m/s dan jika setelah tumbukan, dua benda melekat jadi satu (tumbukan tidak lenting sama sekali),

tentukan besar dan arah kedua benda setelah tumbukan ! Mengetahui : Krangkeng, 15-01-2009 I () = ?P atau F x ?t = ?m x v Kepala Sekolah SMKN 1 Krangkeng Guru Mata Pelajaran, Drs.Amin Adya Mulyana SULAEMAN, S.Tp NIP. 131 106 920 NIP. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN : FISIKA PROGRAM KEAHLIAN : TKJ/LISTRIK TINGKAT/SEMESTER : X/II PERTEMUAN KE : 15 dan 16 ALOKASI WAKTU : 5 x 45I STANDAR KOMPETENSI : Menerapkan konsep Impuls dan Momentum KOMPETENSI DASAR : Menerapkan hubungan impuls dan momentum dalam perhitungan MATERI POKOK : Penerapan impuls dan hokum kekekalan momentum I. TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa mampu memformulasikan hubungan antara impuls dan momentum II. MATERI PEMBELAJARAN Impuls sama dengan perubahan momentum, atau : III. KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN PEMBELAJARAN METODE · Mempersiapkan siswa untuk Pendahuluan mengikuti pembelajaran · Menjelaskan kompetensi dasar · Menjelaskan tujuan pembelajaran Interaktif · Pre test · Menerangkan hubungan antara impuls dan perubahan momentum inti · Hubungan antara impuls dan perubahan momentum diterangkan dalam persamaan matematis Ceramah, diskusi, studi kasus · Mengerjakan contoh soal Post test Membuat kesimpulan Penutup interaktif Tugas individu/kelompok IV. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. SUMBER -Buku fisika SMK tingkat X -LKS -Modul 2. MEDIA -Alat tulis -Papan tulis V. EVALUASI 1. ALAT PENILAIAN -Absensi harian -Nilai tes harian (latihan, pre test, post test) -Nilai tugas

2. SOAL EVALUASI 1. Seorang anak menendang bola yang diam dengan gaya 10 N. Apabila waktu persinggungan bola dengan kaki anak 2,0 s dan massa bola 0,5 kg , berapa kecepatan bola sesaat setelah ditendang ? 2. Sebuah bola soft ball bermassa 0,10 kg dilempar dengan kecepatan 20 m/s. Bola tersebut dipukul dengan pemukul dan bola membalik dengan kecepatan 40 m/s. Berapa impuls yang diberikan oleh pemukul terhadap bola ? Mengetahui : Krangkeng, 15-01-2009 Kepala Sekolah SMKN 1 Krangkeng Guru Mata Pelajaran, Drs.Amin Adya Mulyana SULAEMAN, S.Tp NIP. 131 106 920 NIP. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PROGRAM KEAHLIAN TINGKAT/SEMESTER PERTEMUAN KE ALOKASI WAKTU STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR MATERI POKOK : FISIKA : TKJ/LISTRIK : X/II : 17, 18 dan 19 : 6 x 45I : Menginterpretasikan Sifat Mekanik Bahan : Menguasai konsep elastisitas bahan : Elastisitas bahan I. TUJUAN PEMBELAJARAN Siswa mampu mendeskripsikan konsep elastisitas bahan II. MATERI PEMBELAJARAN -Elastisitas adalah sifat benda yang memungkinkan benda kembali ke bentuknya semula setelah gaya-gaya yang bekerja padanya ditiadakan -Batas gaya yang dapat diberikan hingga benda hamper tidak dapat dikembalikan ke bentuk semula disebut batas elastisitas (batas kelentingan ) III. KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN PEMBELAJARAN METODE · Mempersiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran Pendahuluan · Menjelaskan kompetensi dasar Interaktif · Menjelaskan tujuan pembelajaran · Pre test Menerangkan konsep elastisitas bahan Mendemonstrasikan peristiwa inti elastisitas dengan menggunakan Ceramah, diskusi, studi pegas dan karet kasus Mendiskusikan contoh-contoh peristiwa elastisitas dalam

kehidupan sehari-hari Post test Membuat kesimpulan Penutup interaktif Tugas individu/kelompok IV. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. SUMBER -Buku fisika SMK tingkat X -LKS -Modul 2. MEDIA -Alat tulis -Papan tulis -Alat peraga (pegas, karet) V. EVALUASI 1. ALAT PENILAIAN -Absensi harian -Nilai tes harian (latihan, pre test, post test) -Nilai tugas 2. SOAL EVALUASI Berikan contoh-contoh peristiwa elastisitas bahan pada kehidupan sehari-hari ! Mengetahui : Krangkeng, 15-01-2009 Kepala Sekolah SMKN 1 Krangkeng Guru Mata Pelajaran, Drs.Amin Adya Mulyana SULAEMAN, S.Tp NIP. 131 106 920 NIP. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN : FISIKA PROGRAM KEAHLIAN : TKJ/LISTRIK TINGKAT/SEMESTER : X/II PERTEMUAN KE : 20, 21 dan 22 ALOKASI WAKTU : 6 x 45I STANDAR KOMPETENSI : Menginterpretasikan sifat mekanik bahan KOMPETENSI DASAR : Menguasai hukum Hooke MATERI POKOK : Hukum Hooke I. TUJUAN PEMBELAJARAN -Siswa mampu mendeskripsikan hukum Hooke dan menyatakannya dalam persamaan -Siswa mampu memformulasikan energi potensial elastic pegas dari persamaan hukum Hooke II. MATERI PEMBELAJARAN -Pada peristiwa peregangan pegas, formula hokum Hooke adalah : F = -k . .x -Energi potensial yang dimiliki oleh pegas yang meregang sebesar : Ep = ½ . k III. KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN PEMBELAJARAN METODE Interaktif · Mempersiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran Pendahuluan · Menjelaskan kompetensi dasar · Menjelaskan tujuan pembelajaran · Pre test · Menerangkan persamaan hokum Hooke

inti · Menerangkan persamaan energi potensial pada pegas yang diregangkan · Menjelaskan cara menentukan Ceramah, diskusi, studi kasus konstanta pegas pada rangkaian pegas seri dan paralel · Post test Penutup · Membuat kesimpulan · Tugas individu/kelompok interaktif IV. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. SUMBER -Buku fisika SMK tingkat X -LKS -Modul 2. MEDIA -Alat tulis -Papan tulis V. EVALUASI 1. ALAT PENILAIAN -Absensi harian -Nilai tes harian (latihan, pre test, post test) -Nilai tugas 2. SOAL EVALUASI 1. Sebuah pegas ketika ditarik dengan gaya 10 N bertambah panjang 4 cm. Berapa panjang 4 cm. Berapa energi potensial yang dimiliki pegas saat itu ? 2. Balok bermassa 10 kg ditopang oleh dua buah pegas yang mempunyai ketetapan pegas 100 N/m. Hitunglah : a. Frekue nsi pegas ketika b. Mengetahui : Krangkeng, 15-01-2009 Kepala Sekolah SMKN 1 Krangkeng Guru Mata Pelajaran, Drs.Amin Adya Mulyana SULAEMAN, S.Tp NIP. 131 106 920 NIP. RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN PROGRAM KEAHLIAN TINGKAT/SEMESTER PERTEMUAN KE ALOKASI WAKTU STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR MATERI POKOK : FISIKA : TKJ/LISTRIK : X/II : 20, 21 dan 22 : 6 x 45I : Menginterpretasikan sifat mekanik bahan : Menentukan kekuatan bahan : Tegangan dan regangan

I. TUJUAN PEMBELAJARAN -Siswa mampu mendeskripsikan konsep tegangan dan regangan dan merumuskannya ke dalam bentuk persamaan -Siswa mampu menganalisis modulus elastisitas dan merumuskannya ke digetar kan Waktu yang diperlu kan pegasu ntuk mene mpuh dua getara n ! dalam bentuk persamaan -Siswa mampu menganalisis kekuatan bahan berdasarkan modulus elastisitas bahan II. MATERI PEMBELAJARAN -Tegangan (t ) = F/A -Regangan (s ) = .L/L -Modulus elastisitas (e) = F . L x 1/A . .L III. KEGIATAN PEMBELAJARAN TAHAPAN KEGIATAN PEMBELAJARAN METODE Pendahuluan · Mempersiapkan siswa untuk mengikuti pembelajaran · Menjelaskan kompetensi dasar · Menjelaskan tujuan pembelajaran · Pre test Interaktif inti · Mendiskusikan konsep tegangan dan regangan · Mendiskusikan dalam kelompok konsep modulus elastisitas · Mengerjakan contoh soal tegangan dan regangan dalam kelompok · Mengerjakan contoh soal modulus elastisitas bahan dalam kelompok Ceramah, diskusi, studi kasus Penutup · Post test · Membuat kesimpulan · Tugas individu/kelompok interaktif IV. SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN 1. SUMBER -Buku fisika SMK tingkat X -LKS -Modul 2. MEDIA -Alat tulis -Papan tulis V. EVALUASI

1. ALAT PENILAIAN -Absensi harian -Nilai tes harian (latihan, pre test, post test) -Nilai tugas 2. SOAL EVALUASI Sebatang kawat dengan luas penampang 5 mm2 ditarik oleh pasangan gaya sebesar 6,5 N, sehingga kawat itu bertanbah panjang 0,06 cm. Bila panjang kawat mula-mula 60 cm, hitunglah : a. Tegangan kawat b. Regangan kawat c. Modulus elastisitas bahan kawat Mengetahui : Krangkeng, 15-01-2009 Kepala Sekolah SMKN 1 Krangkeng Guru Mata Pelajaran, Drs.Amin Adya Mulyana SULAEMAN, S.Tp NIP. 131 106 920 NIP.